Pada tanggal 23 Agustus 1938 melalui Program Kolonisasi Persil Way Sekampung angkatan I berangkatlah 20 orang pemuda yang sudah lulus Diklat di Muara Malang yang tergabung dalam Kolonist Intelek bersama 65 KK petani magersari ke Lampung kemudian menyusul pada tanggal 21 Februari 1941 berangkat angkatan II sebanyak 20 orang Kolonist bersama 100 KK petani magersari untuk bersama-sama angkatan I membuka hutan yang berada di Wilayah kecamatan Sukoharjo saat ini yang di pimpin oleh Soekardjo Wirjo Pranoto dan Soeharjo Harjo Wardojo dan pada pertengahan 1941 hutan tersebut telah dibuka ± 450 Ha dari target yang direncanakan akan dibuka seluas : 7.000 Ha , berkat perjuangan para kolonist intelek bersama petani magersari maka pada pertengahan tahun 1941 tersebut Kolonisasi Persil Way Sekampung resmi dijadikan desa baru yang diberi nama Desa Sukoharjo yang diambil dari nama kedua pemimpin Kolonisasi tersebut yaitu Soekarjo Wirjo Pranoto dan Soeharjo Harjo Wardoyo dan pada tanggal 07 September 1941 dilantiklah oleh Kootroieur Tanjung Karang Kepala Desa Pertama Desa Sukoharjo yaitu Pudjo Djatmiko dan Pemerintahan Desa Pada Saat itu berkedudukan di Wilayah Pekon Sukoharjo I pada saat ini, pada waktu itu Wilayah Desa Sukoharjo meliputi seluruh wilayah Kecamatan Sukoharjo, Adiluwih, dan Banyumas. Seiring dengan Perkembangan baik dari segi wilayah dan jumlah penduduk , maka pada tahun 1970 status Desa Sukoharjo berubah menjadi Kecamatan Sukoharjo dan pada tahun 1973 terbentuklah Desa Sukoharjo I
Demikian selanyang pandang atau sejarah singkat Desa Sukoharjo I yang dapat kami sampaikan kepada para pegiat Medsos, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.