Bandar Lampung 27 Agustus 2024 Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Aparatur Dalam Implementasi Program Smart Vilage yang dilaksanakan di Hotel Alodia Bandar Lampung yang diikuti oleh perwakilan dari setiap pekon se-Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.
Smart Village atau desa cerdas adalah program yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Program ini didasarkan pada konsep smart city atau kota cerdas dan dibangun di atas desa yang mandiri.
Smart village memiliki enam pilar, yaitu:
- Warga cerdas (smart people)
- Mobilitas cerdas (smart mobility)
- Ekonomi cerdas (smart economic)
- Pemerintahan cerdas (smart government)
- Pola hidup cerdas (smart living)
- Lingkungan cerdas (smart environment)
Dalam kegiatan ini di hadiri Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Bapak Tri Haryono, S.IP.M serta Camat Sukoharjo Ibu Yuli Saptikawati, S.Pd.M.M dan Bapak Purwoko dari Ketua Abdesi, serta perwakilan dari setiap pekon mengikuti secara langsung bimtek ini guna untuk menambah wawasan dalam dunia digital yang di implementasikan oleh Program Smart Village Tahun 2024.
Dalam pembukaan acara ini Bapak Purwoko menyampaikan "Kepala Pekon dan Operator khususnya bisa mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir, bisa mengambil sesuatu yang akan dibawa ke pekon masing-masing tentunya untuk meningkatkan kemajuan pekon baik dalam pelayanan publik maupun yang lainnya"
Selama bimbingan teknis ini, para peserta diberikan pemahaman tentang manfaat pemanfaatan data digital, penggunaan data digital, strategi optimal data digital dan rencana tindakan. Dimana semua ini yang melibatkan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan aksesibilitas, pelayanan publik, dan pengembangan ekonomi lokal di desa.
Bimbingan teknis ini merupakan perubahan dalam mewujudkan Smart Village yang inklusif. Dengan demikian, diharapkan bahwa program ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan di daerah pedesaan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan mengikuti bimbingan teknis ini, diharapkan aparatur dari Kecamatan Sukoharjo dapat memahami lebih dalam tentang potensi dan aplikasi teknologi dalam konteks pedesaan.